Penting kah kuliah itu ? Ini jawaban anak DO ITB.

Penting kah kuliah itu ? Ini jawaban anak DO ITB.

Judul nya click bait kali ga ya ? hahaha. Hi, ini tulisan pertama ku di blog ini. Nama ku mr.y , nama samaran, aku seorang drop out dari salah satu perguruan tinggi ternama di indonesia.

Drop out aja pake embel-embel perguruan tinggi ternama di indonesia. Apalagi yang lulus, iya kan ? kamu lulusan mana, itu mattersharusnya.

Balik lagi ke judul awal.

Penting ga sih kuliah itu?

Aku nulis ini tanpa baca-baca dulu diblog lain, aku ingin tulisan pertama ini bener2 subyektif dari pandangan ku sendiri dan aku ingin mengajak diskusi kamu mengenai hal ini. (Pendapatku ini bisa saja berubah setelah kita diskusi disini)

Berdasarkan pengalaman ku, aku bisa jawab kuliah itu penting dan ga penting.

Yup, simple tapi ga menjawab rasa ingin tahu kamu. Iya kan?

Apa sih maksudnya penting dan ga penting?

Gini mas bro dan mba sis, menurutku, kuliah itu penting dan ga pentingnya tergantung tujuan kamu nantinya.

Simplenya gini, kamu ingin jadi dokter. Maka kuliah itu wajib hukumnya. Kamu ga akan mungkin bisa jadi dokter, tanpa kuliah terlebih dahulu.

Jadi disini kita atau kamu, harus tau dulu, kamu mau jadi apa? kamu mau ngapain kedepannya? kamu mau ngehabisin hidup kamu dibidang apa?

Dari sini baru kita bisa lihat, kuliah itu penting atau engga untuk kamu.

Aku sering banget, nonton di youtube, itu para youtuber atau internet marketing gurus yang bilang, kuliah ga penting, sering banget (ada lah ya, walaupun mungkin ga sering2 amat), mungkin sekitar 5% alasan aku DO, itu karena dengerin nasehat-nasehat ga bener ini. Serius.

Kalau kamu dari keluarga yang mengutamakan pendidikan, mereka pasti bilang kuliah itu penting banget, tapi kalau keluarga kamu bukan latar belakang pendidikan, itu mereka biasanya ga terlalu “mementingkan” kuliah.

Gini, aku dulu pernah punya pacar, sekarang udah mantan, keluarga mantan itu “keluarga pebisnis” kalau yang aku liat, artinya ibu bapaknya sibuk dipasar gitu, ngembangin usaha mereka, dan ya, mereka ga terlalu menekankan kuliah.

Disini faktor lingkungan dan orang-orang yang kamu ikuti akan mempengaruhi persepsi kamu tentang kuliah.

Aku ingin kamu buang jauh-jauh semua persepsi kamu. Dan pertimbangkan lagi semuanya dari awal.

Menurutku, kuliah itu hukumnya bisa wajib, bisa juga sunnah, bisa juga mubah, dan makruh. Buat yang non-muslim, (wajib=wajib, sunnah=disarankan, mubah=boleh, makruh=sebaiknya ditinggalkan).

Dalam islam ada juga namanya haram, atau dilarang. Aku ga pakai kategori ini. Karna kuliah itu mencari ilmu, ga mungkin diharamkan.

Sekarang kenapa aku bisa bagi seperti diatas, mohon denger penjelasanku dulu sebelum kamu close laman ini.

Kuliah jadi wajib jika

Kuliah jadi wajib, kalau kamu ingin jadi dokter misalnya, atau pilot misalnya. Ada pekerjaan yang memang ga bisa kamu ambil, kalau kamu ga kuliah.

Kalau kamu ingin jadi dokter misalnya, jangan dengerin kata orang yang bilang kuliah itu ga penting. Karena mau ga mau kamu harus kuliah kedokteran, baru bisa jadi dokter.

Kuliah itu ga bisa di paksa penting atau ga penting menurutku, tapi kuliah itu ikut sama tujuan hidup kamu.

Kamu ingin jadi teknisi misalnya, ini wajib kuliah, kamu bisa lihat misalnya untuk masuk kerja di perusahaan seperti samsung atau iphone, kalau kamu ingin masuk bagian teknisi tentu ada persyaratannya. Misalnya S1 elektorik, dsbnya.

Aku rasa point ini bisa mudah dimengerti.

Kuliah jadi sunnah jika

Menurutku kuliah bisa juga jadi sunnah atau disarankan, kalau kamu ingin misalnya jadi pebisnis.

Jadi pebisnis ga perlu gelar sarjana. Benar banget.

Tapi jadi pebisnis perlu mental kuat dan cara berpikir yang matang.

Dan kuliah, bisa mengasah hal tersebut.

Selain itu kalau kamu ambil jurusan yang sesuai dengan bidang bisnis yang ingin kamu tekuni maka akan jadi lebih baik.

Contoh gini deh, kamu ingin buka restoran atau ngelanjutin restoran orang tua kamu. Disini kalau kamu kuliah bidang manajemen misalnya atau akunting atau mungkin bidang pemasaran, kamu bisa dapat skill yang bisa bantu kamu dalam mengelola dan mengembangkan restoran tersebut.

Apakah wajib kuliah, engga juga. Tapi disarankan sih. Paham kan maksudku?

Kuliah jadi mubah jika

Mubah atau boleh. Kuliah itu mudah atau boleh, kalau misalnya kamu ingin jalanin hobi.

Misalnya gini, kamu hobi potographi. Kamu ingin pekerjaan kamu dibidang itu.

Aku rasa kuliah hukumnya mubah disini.

Apakah diwajibkan ? tidak. Apakah disarankan? tidak juga. Kenapa? Gimana ya jelasinnya, disini, kalau kamu ingin belajar potographi, itu bisa dilakukan dengan kursus ataupun otodidak. Jadi menurutku disini kamu bisa milih mau kuliah atau mau ambil kursus singkat lalu lanjut otodidak dan cari pengalaman kerja.

Paham kan ?

Disini jenis pekerjaan yang kamu pilih itu tipe pekerjaan yang low barrier entry dari segi pendidikan.

Contoh gini, aku sendiri adalah seorang blogger saat ini. Aku ga bercita-cita jadi blogger. Tapi kalau misalnya ada diantara kamu yang ingin jadi blogger atau youtuber, itu ga wajib kuliah, ga juga disarankan kuliah. Tapi kalau kamu mau kuliah, ya silahkan.

Yang jelas, barrier entry untuk jadi blogger itu rendah banget. kamu ga perlu tamat SD, SMP atau SMA, asalkan kamu belajar cara ngeblog, kamu bisa jadi blogger. Paham kan?

Selain itu, materi seperti blogging ataupun youtube content creator itu ga dibahas harusnya didunia perkuliahan. Materi seperti crypto-currency, atau e-money atau e-currency. Materi tentang selebgram atau endorser di sosial media. Itu semua setauku ga akan dibahas diperkuliahan.

Paham lah ya yang aku maksud disini? kenapa kuliah itu bisa jadi “mubah” atau “boleh”.

Kuliah jadi makruh jika

Kuliah jadi makruh (tidak disarankan/lebih baik ditinggalkan) jika kamu kuliahnya ngasal/ngutang.

Pertama, kita bahas dari ngutang dulu ya.

Sekarang, banyak banget namanya “student loan”. Di luar negeri udah ada sejak lama setauku, cuma di indo, aku liat belum lama ini juga ada student loan, tapi belum se-populer diluar sana.

Student loan ini artinya pinjaman untuk mahasiswa. Susah juga jelasin nya ini, student loan itu pinjaman untuk biaya kuliah.

Dari yang aku baca misalnya, di Amerika, itu ada mahasiswa yang baru tamat kuliah udah ada hutang misalnya 50.000 dollar atau 100.000 dollar.

Artinya apa?

Artinya, waktu dia tamat, kerja belum, karir belum mulai, tapi dia udah nanggung beban hutang 500juta rupiah atau mungkin lebih dari 1 milliar rupiah. Kok gede amat bang? Lihat biaya hidup disana buat perbulannya berapa mas bos, maka utang 50.000 dollar untuk student loan itu jumlah yang wajar menurutku. CMIIW. Aku bisa aja salah ttg ini, silahkan koreksi.

Oke, sekarang kamu pahamkan kenapa sebaiknya ga kuliah? Ya, kalau kamu ga punya dana, orang tua ga punya dana, aku ga nyaranin kamu kuliah dengan ngutang (student loan).

Tapi, kalau kamu bisa nyari beasiswa, silahkan. Di indonesia banyak banget kok beasiswa.

Yang aku bilang kuliah itu makruh, kalau ngutangnya ya, kalau lewat beasiswa mah silahkan kamu kuliah. Wajib hukumnya itu. Gratis gitu kok.

Point kedua, kuliah itu makruh kalau ngasal

Ngasal disini maksudnya gimana?

Ngasal disini kamu asal ambil jurusan. Yang penting kuliah deh. Yang penting gelar sarjana. Di point ini aku pikir hukum kuliah bisa “mubah” atau mungkin bisa “makruh”.

Kalau kamu ambil jurusan asal. Ini sama aja kamu buang-buang waktu 4 tahun, untuk belajar sesuatu yang kamu ga akan pake seumur hidup kamu. Dari pada kuliah ngasal, mending masuk pesantren belajar al-qur’an.

Aku serius loh bro, kamu harus bener-bener milih jurusan kuliah kamu. Jangan asal aja, yang penting kuliah. Rugi waktu dan dana nanti.

Aku ga bilang jangan belajar loh ya. Bukan. Aku bilangnya jangan “asal” belajar. Ilmu itu penting. Tapi kita manusia, ga punya cukup waktu untuk pelajarin semua ilmu yang ada di bumi ini. Jadi ya pilih waktu 4 tahun kita itu untuk belajar ilmu yang bener bakal kita pakai.

Kalau kamu ambil kuliah asal, dan ilmunya ga kepake, sia sia dong.

Contoh gini deh. Kamu ambil jurusan e-sport.

Sekarang lagi marak-maraknya game online, dan aku denger ada jurusan seperti e-sport. CMIIW. Aku ga tau apa di indo ada jurusan ini.

Kalau ini, aku berani bilang, jangan ambil jurusan ini. Serius deh. Kalau ngasal gini, buang-buang waktu dan tenaga serta pikiran bahkan duit keluarga.

Kesimpulan

Nanti aku tambahin lagi sih tulisan ini, masih belum puas rasanya aku bahas tentang ini.

Ohya, ini sekali lagi aku tekankan, ini pandangan subjektifku.

Aku juga pakai kata-kata wajib dan mubah, ini bukan bermaksud memberikan hukum terhadap kuliah loh ya. Bukan maksudnya memberikan hukum wajib atau hukum mubah untuk kuliah. Aku gunakan term ini sebagai pengganti kata-kata dalam bahasa indo aja.

Aku bisa aja gunain bahasa inggris seperti wajib=must/necessary/necessity atau mubah=”okay”, cuma aku ga terlalu pandai bahasa inggris. hahaha.

Sekali lagi, ini pandangan subjektifku. Aku hanya manusia drop-out yang penuh salah dan dosa.

Aku ingin kita disini diskusi, dan aku ingin membantu kamu terutama adik-adik yang baru tamat SMA, dalam menetukan pilihan. Aku ingin kamu tinggalkan semua persepsi kamu, dan mulailah berdiskusi. Kamu bisa diskusi dengan misalnya pejabat, pedagang, guru, orang tua, teman, kakak sepupu, atau siapapun dilingkungan kamu, yang udah kerja saat ini.

Dengarkan pendapat mereka tentang ini.

Aku juga ingin ingatkan, jurusan jangan asal pilih, dalam artian, aku ingin kerja gaji tinggi, jadi aku ambil jurusan pertambangan. Jangan seperti ini nentuin jurusannya mas bos. Cari di internet gimana cara menentukan jurusan. Aku mungkin nanti bahas masalah ini di tulisanku yang lain.

Kenapa jurusan ga boleh asal ambil? karena “sepengetahuanku”, banyak sekarang sarjana yang pengangguran, “sepengetahuanku” ada jenis pekerjaan yang memang masih ada lowongnya, ada juga yang jenis pekerjaan yang sarjananya itu udah jauh lebih banyak dari pada lowongnya. Ngerti kan ya? Kamu kuliah itu untuk kerja kan? untuk hidup kamu kedepannya kan? Untuk kerjaan kamu sampe kamu tua kan? MAKA JANGAN ASAL PILIH.

Segitu aja dulu.

Bagaimana menurut mu?

Share pendapatmu dibawah ini. Ajak temen-temen kamu diskusi, dan share link thread diskusinya dibawah ini.

Thanks.

Tinggalkan Balasan

Close Menu